Minggu, 05 Februari 2012

Meretas Jalan Menuju Pendidikan Berkualitas

Sejak jaman prasejarah sampai dengan jaman yang disebut modern sekarang, sesungguhnya dunia terus berkembang sesuai dengan kehendak Sang Pencipta.Banyak teori yang dihasilkan para ilmuwan di segala lapangan ilmu pengetahuan yang menghasilkan bermacam manfaat dan kemudahan terutama bagi manusia yang diberikan tugas dan tanggung jawab sebagi khalifah di bumi ini. Namun dibalik itu semua dapat kita katakan bahwa kemajuan peradaban, ilmu, pengetahuan maupun teknologi merupakan warisan dari satu generasi terdahulu kepada generasi selanjutnya. Dengan kata lain apa yang telah diraih oleh leluhur maupun orangtua atau nenek moyang kita diserap,ditransformasikan serta dikembangkan oleh generasi berikutnya dengan cara belajar dan mengajar.
Nilai-nilai , pengetahuan, keterampilan ,teknik , seni dipelajari sejak dari mulai kita lahir sampai dengan akhir hayat kita secara sadar maupun tidak sadar lewat pergaulan kita dalam berbagai lingkungan sosial baik itu, keluarga, masyarakat maupun bangsa. karena itulah ada pendapat yang mengatakan bahwa nilai-nilai dasar seseorang itu dibentuk oleh orang tuanya dalam lembaga yang disebut keluarga  dan sering disebut dengan istilah pendidikan informal. Menginjak usia sekolah seorang anak akan mulai memasuki lingkungan sosial baru yaitu dunia sekolah dimana dia mulai belajar dan diajar dalam lingkungan formal sekolah dan ini dikenal dengan pendidikan formal. Namun demikian proses belajar dan mengajar ini tidak pernah berhenti sampai disitu karena seiring perkembangan dan realitas bahwa masyarakat dunia yang terdiri dari banyak suku, bangsa dan budaya serta adat istiadat yang berbeda, mengharuskan seseorang memahami orang lain dari suku,bangsa maupun adat istiadat yang berbeda karena pada hakekatnya manusia sebagai mahluk sosial butuh untuk berinteraksi, memahami dan dipahami,mengasihi dan dikasihi oleh sesamanya. Interaksi diantara manusia dan sesamanya lebih sering kita istilahkan dengan pendidikan non formal.
Dengan mengacu kepada ketiga jenis pendidikan tersebut sesungguhnya jika kita menginginkan bahwa pendidikan yang kita laksanakan ini mampu menciptakan kualitas yang sempurna tidaklah mungkin mengabaikan satu dan melebihkan yang satu, ketiganya perlu dipersiapkan melalui perencanaan,konsep serta tindakan yang nyata. Semua komponen pemangku kepentingan didunia pendidikan wajib berupaya menciptakan lingkungan yang kondusif guna terciptanya pendidikan yang berkualitas. Pemerintah sebaiknya berupaya menciptakan regulasi dan kebijakan yang tepat,praktisi dan pemerhati pendidikan  berupaya menciptakan dan menemukan metoda pengajaran yang efektif dan baik, keluarga sebagai fondasi awal bagi pendidikan tak kalah pentingnya dalam menentukan kualitas pendidikan lewat nilai-nilai dasar yang diinternalisasikan di dalamnya sehingga hasil akhir dari pendidikan yaitu terciptanya manusia yang Cerdas,Sehat,Kuat dan Berguna dapat diraih, Semoga..Secara lebih dalam mengenai pendidikan nanti akan  kita bahas lebih jauh di posting selanjutnya.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar